Indah tak akan menetap selamanya
Bukan seperti ruh yang abadi
Meski jaman tak lagi memunculkan keramaian
Tapi aku masih merasa, indah dirasa
Bahkan sampai gelap merayap-rayap dan kembali sirna
Aku masih
Padahal tinggal sisa-sisa yang kurasa
Semestinya dilupakan, karena mengingatpun perih
Dan pesakitan adalah membiarkan sisa-sisa keindahan terjaga
Atau memeluknya erat dalam gigih yang nestapa
biarkan saja dilupakan
karena sisa-sisa keindahan bukan lagi kebahagiaan,
biarkan saja dilupakan
Malang, 23 Desember 2013
Recent Posts
Sabtu, 04 Januari 2014
Minggu, 11 Agustus 2013
Deepest Condolences for My Brother ({})
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Selasa, 30 Juli 2013
It Has Been a Long Time
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Hi readers! it has been long time for the last time I wrote a posting in blog. Do you miss me guys ? :D wkwk Okay, I'll stop doing this ALAY-ness for this opening -,-
Entah kenapa kemarin aku tergerak banget baca-baca blogku sendiri, and do you know what I was feeling then ? Aku terenyuh. Gila aja, ini aku gak mau nyombongin diri sendiri ya. Tapi beneran kata-kata di postingan ku sebelum-sebelumnya itu maniiiiiiiiiiiiiiiis banget. Mungkin bener perasaan itu jadi peran utama dalam menghasilkan karya, gak mood bakalan gak jadi. Kemarin juga tiba-tiba aku merasa iri sama orang yang udah aku rela-relain bikin kata-kata semanis itu. Kira-kira ada juga nggak yaaa, orang yang diam-diam juga bikinin kata-kata manis buat aku. Stop stop This isn't my self -_-
Di mulai dari posting ini... remember it ?
dan setelah posting itu berjamur lah macam-macam posting, secara umum ujung-ujungnya ada kemellowan. Ya memang, cuma lewat blog aku bisa jadi mellow dan puas ngungkapin apa yang yang mau aku ungkapin, meskipun lagi-lagi... gak blak-blakan dan masih pakai kode. Btw, sampai the last mellow posting objek ku masih orang yang sama seperti posting itu. Ya... SAMA, dan kalian tahu kapan posting itu dibuat? OKTOBER! sekarang bulan apa? JULI! ini udah delapan bulan, aku bergelimang kemellowan :') 8 months are very loooooong time to enjoy this situation. It's not easy by the way. Tapi gak apa, tulisan adalah ekspresi jiwa. Kalo ada yang mau rela-relain baca tulisan ku ya syukur, kalo gak ada, aku nulis gini aja udah puas kok. Herannya aku benar-benar jatuh ke orang hanya dalam waktu 1 bulan! beda sama jatuhnya aku ke orang-orang sebelumnya yang biasa butuh waktu lamaaaaaa, hingga akhirnya aku bisa buat posting itu.
Heran juga kenapa aku bisa suka sama orang selama itu? :( beberapa hal yang berinti negatif udah sering aku ajukan pada diriku sendiri untuk berhenti menyukai, tapi sayang memori yang terlalu manis selalu memaksa masuk dan meleburkan semua hal-hal negatif itu. Ya! jangan pernah berpikir kalo dalam waktu 8 bulan itu tidak terjadi apa-apa. Banyak banget memori termasuk hasil pengamatan-pengamatan ku tentang orang yang aku suka ini, yang berkesimpulan sebenarnya dia juga punya rasa yang sama kayak... aku. Entah aku kepedean atau apa. AAAAAAAAAARGH! di tambah lagi temenku juga ada yang menyimpulkan hal itu. Mungkin kalian bisa bayangin apa yang aku rasain, satu lagi! ditambah berbagai macam perlakuan dia ke aku. Mungkin ada yang mau tanya, apa aku gak capek? by the way, aku udah mulai capek, kalau harus terus-terusan dapet kode yang gak jelas intinya apa, akhirnya aku nyimpulin semuanya seenak udelku dewe, caaaaaaaaaaapek. Aku mau berhenti, tapi itu susah. Aku nggak tahu harus gimana lagi. Waktu itu aku pernah mencoba mengasingkan diri, dengan hipotesa biar aku gak berbicara sama dia terus perasaanku berangsur-angsur hilang. Tapi sampe sekarang aku gak yakin perasaan ini bisa hilang. Mungkin balik lagi jawabannya LET IT FLOW. Yap! sampe nanti perasaan ini berangsur-angsur hilang, atau mungkin semakin parah -_- tapi kalo seumapama kalian tanya: DO I WANT TO STOP DOING THIS AND TRY MOVING? the answer is... YEAAAAAAAAAAAH I DO WAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANT!
By the way, makasih banyak buat temen-temen yang udah rela mikir sapa kira-kira orang yang aku suka. Some of you have a good intuition, but almost all of you are not -_-
Minggu, 28 April 2013
The Another Iron Stock
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Mumpung lagi anget-angetnya The Iron Man 3, aku bakal ngebahas tentang The Iron Stock. Oke garing. Oke kali ini aku sadar mulai gak ada kolerasi pikiran. Maaf maaf :(
Back to the topic. Ya jadi ceritanya gini, hari ini di Malang ada pawai topeng sebagai bentuk peringatan Hari Tari Sedunia yang jatuh tepat hari ini. Salah satu temen kost ku ada yang ikut pawai itu, maklum dia adalah mahasiswi di suatu perguruan tinggi negeri di Malang dan kebetulan juga ngambil jurusan pendidikan seni tari. Waktu dia lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan dirinya untuk di pawai nanti, tiba-tiba lewat sekelebet pikiran di otak yang jadinya seperti ini :))
Sedih, sebenernya kalo ngeliat fakta bahwa jurusan seni di perguruan-perguruan tinggi negeri di Indonesia yang mengangkat kultur-kultur di Indonesia memiliki sedikit pemintat jika dibandingkan dengan jurusan-jurusan lain seperti berbagai macamTeknik (ehem. Lihat diri sendiri :'' ), Ekonomi, Hukum, dan nenek moyangnya jurusan terfavorit di Indonesia KEDOKTERAN.
Okelaah kalo alasan orang-orang tidak memilih jurusan seni itu karena memang tidak memiliki feel atau bakat, masih bisa diterima. Tapi kalo memakai alasan jurusan seni itu kurang menjanjikan kayaknya mereka harus studi kasus dulu, dan harus rajin-rajin nyambang mbah google buat liat fakta-fakta yang ada.
Kalo lama kelamaan orang yang masuk jurusan yang berhubungan dengan kultur di Indonesia semakin sedikit, sapa yang bakalan ngangkat kultur-kultur di Indonesia yang sebenernya jadi peran utama di dunia pariwisata buat narik para turis-turis asing dateng ke Indonesia, kultur yang sebenernya jadi identitas diri dari ibu pertiwi kita yang tercinta ini. Aku jadi bangga sama orang-orang yang udah dengan sepenuh hati dan niat masuk jurusan seni, karena mereka lah iron stock Indonesia dan calon pahlawan devisa kita :)) Proud of them~
Back to the topic. Ya jadi ceritanya gini, hari ini di Malang ada pawai topeng sebagai bentuk peringatan Hari Tari Sedunia yang jatuh tepat hari ini. Salah satu temen kost ku ada yang ikut pawai itu, maklum dia adalah mahasiswi di suatu perguruan tinggi negeri di Malang dan kebetulan juga ngambil jurusan pendidikan seni tari. Waktu dia lagi sibuk-sibuknya mempersiapkan dirinya untuk di pawai nanti, tiba-tiba lewat sekelebet pikiran di otak yang jadinya seperti ini :))
Sedih, sebenernya kalo ngeliat fakta bahwa jurusan seni di perguruan-perguruan tinggi negeri di Indonesia yang mengangkat kultur-kultur di Indonesia memiliki sedikit pemintat jika dibandingkan dengan jurusan-jurusan lain seperti berbagai macamTeknik (ehem. Lihat diri sendiri :'' ), Ekonomi, Hukum, dan nenek moyangnya jurusan terfavorit di Indonesia KEDOKTERAN.
Okelaah kalo alasan orang-orang tidak memilih jurusan seni itu karena memang tidak memiliki feel atau bakat, masih bisa diterima. Tapi kalo memakai alasan jurusan seni itu kurang menjanjikan kayaknya mereka harus studi kasus dulu, dan harus rajin-rajin nyambang mbah google buat liat fakta-fakta yang ada.
Kalo lama kelamaan orang yang masuk jurusan yang berhubungan dengan kultur di Indonesia semakin sedikit, sapa yang bakalan ngangkat kultur-kultur di Indonesia yang sebenernya jadi peran utama di dunia pariwisata buat narik para turis-turis asing dateng ke Indonesia, kultur yang sebenernya jadi identitas diri dari ibu pertiwi kita yang tercinta ini. Aku jadi bangga sama orang-orang yang udah dengan sepenuh hati dan niat masuk jurusan seni, karena mereka lah iron stock Indonesia dan calon pahlawan devisa kita :)) Proud of them~
Jumat, 19 April 2013
Sabtu pagi, dengan diam-diam
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Aku tidak bisa menolak hasratku untuk menyukai mu diam-diam.
Caramu yang bagiku teramat mempesona untuk tidak disukai
Ironisnya aku tak punya hal logis untuk melatarbelakangi semuanya
Bagaimana aku tiba-tiba menyukaimu itu mengalir
Bah dengan orang-orang yang menganggap aku gila karenamu
Bagiku memang inilah implementasi rasa yang aku miliki untukmu
Sadari kamu memiliki ruang privat di sudut pandangku
Porsimu sangat besar dan mendominasi pandangan-pandanganku
Kamu memang bukan orang sempurna
Bah dengan itu juga
Kesempurnaan itu datang saat kamu mampu membuatku jatuh untukmu
Tahukah kamu.
Diam-diam aku menyukai caramu menggenggam lenganku
Diam-diam aku menyukai caramu melihatku yang ternyata juga kamu lakukan secara diam-diam
Diam-diam aku menyukai suaramu yang sebenarnya terdengar abnormal
Diam-diam aku menyukai caramu menciptakan suatu keadaan yang penuh intrik
Diam-diam aku menyukai lengkung senyummu
Diam-diam aku menyukai tarian absurd yang kamu buat
Diam-diam aku menyukai derap langkahmu menghampiriku
Diam-diam aku menyukai semua semua semuanya kamu
Diam-diam memang suatu kesemuan yang nyata aku lakukan, herannya diam-diam ada yang bertanya : sampai kapan semuanya mengalir secara diam-diam?
aku pun menjawab: tenang ya hati, indah pada waktunya itu bukan klise kok. Nikmati saja :)
----------------------------------------------------------------------------------------
By the way, puisi ini ada musikalisasinya loooh. Silakan didengarkan, makasih sudah mau mendengarkan :))
Senin, 08 April 2013
Mencintai dengan Sederhana
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Aku akan bertransformasi menjadi pujangga, hanya untukmu kali ini, wahai manusia yang selalu hadir dalam perbedaan dan keunikan :))
Bagaimana indahnya mencintai dengan sederhana, tanpa banyak tetek bengek yang menghiasi kehidupan antara kita. Betapa indahnya mencintai dengan sederhana tanpa perlu tahu kamu mencintaiku atau tidak. Betapa indahnya mencintai dengan sederhana, tanpa meributkan hal-hal kecil yang menyulut sesuatu yang besar. Betapa indahnya mencintai dengan sederhana, saat aku menikmati kamu dari dimensi ku sendiri. Betapa indahnya mencintai dengan sederhana, tanpa harus merusak apa yang Tuhan kita mau untuk dijaga.
Ya.
Aku benar-benar ingin mencintaimu dengan sederhana dengan menyederhanakan:
Riak yang muncul pada air yang diciptakan mengalir
Prasaan yang tumpah ruah kala detektor mataku menemukan kamu di sudut pandangku
Koalisi jiwa antara aku dan kamu
Sombongnya hati saat kamu melambungkan aku jauh-jauh ke langit
Mencintai dengan sederhana, kamu.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiadaTidak, itu kata-kata yang terangkai manis di atas bukan buah pikir cerdasku, itu ditelurkan oleh Kahlil Gibran, dan sungguh kali ini Kahlil Gibran mampu membuatku terperanjat dan terpesona.
Bagaimana indahnya mencintai dengan sederhana, tanpa banyak tetek bengek yang menghiasi kehidupan antara kita. Betapa indahnya mencintai dengan sederhana tanpa perlu tahu kamu mencintaiku atau tidak. Betapa indahnya mencintai dengan sederhana, tanpa meributkan hal-hal kecil yang menyulut sesuatu yang besar. Betapa indahnya mencintai dengan sederhana, saat aku menikmati kamu dari dimensi ku sendiri. Betapa indahnya mencintai dengan sederhana, tanpa harus merusak apa yang Tuhan kita mau untuk dijaga.
Ya.
Aku benar-benar ingin mencintaimu dengan sederhana dengan menyederhanakan:
Riak yang muncul pada air yang diciptakan mengalir
Prasaan yang tumpah ruah kala detektor mataku menemukan kamu di sudut pandangku
Koalisi jiwa antara aku dan kamu
Sombongnya hati saat kamu melambungkan aku jauh-jauh ke langit
Mencintai dengan sederhana, kamu.
Selasa, 19 Maret 2013
We are In Black
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Hari ini kita bersama-sama dalam hitam yang teramat semu untuk dibilang nyata. Semu yang terlalu pekat, hingga menjadi kesempurnaan hitam. Hitam yang pandai menutupi sesuatu. Hitam yang menyimpan ribuan misteri. Hitam yang memendam segala yang jadi lebih baik jika terucap. Hitam yang penuh strategi rahasia. Hitam yang penuh akan kita. Menikmati dalam hitam? tidak juga. Lelah kalau terus bersama hanya dalam hitam. Aku yakin, kita akan lebih indah jika beranjak dari hitam ini dan mulai menginjak suatu yang lebih berwarna. Ini kita bukan hanya aku atau kamu, semoga kita sama-sama mendengar :)
Kamis, 07 Maret 2013
Dunia Berkonspirasi, A.
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Bulan tak sempurna berkonspirasi
Beberapa bintang berkonspirasi
Matahari yang masih tertidur berkonspirasi
Angin subuh berkonspirasi
Dunia berkonspirasi bersama kasur kali ini
Menyerangku dengan ketidaknyamanan
Dalam nyenyak pun apalagi
Memberi ruang dengan ujung invasi
Invasi ke dalam otak untuk terus berpikir
Bentuk penjajahan interelasi antara hati dan otak
yang berujung pikiran tentang kamu
Aku tak kuat bangkit
Senjata ku sudah habis berperang semalaman
Aku menyerah
Aku kalah dan bersedia merelakan diriku berpikir tentang kamu dini ini.
Sabtu, 23 Februari 2013
The Awkward Moment is Just Happened
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Hari Minggu 24 Februari 2013. Allah kembali lagi memberi kesempatan buat aku untuk merasakan hari yang unik. Thank Allah :)
Selesai latian Perisai Diri (Baca: Jogging, karena latian ditunda-_-) sampe kosan udah untung-untung banget jiwa babuku muncul kembali. Aku sangat niat mau bersih-bersih kosan. Muahaha :D Diawali dari bersihin tempat sampah. Ya pokoknya semua barang-barang yang bisa di kategorikan dalam spesies sampah, aku buang ke tempat seharusnya dia berada. Fyi, gerobak sampah di deket kosan jaraknya cuma sekitar 5 meter dari pintu kosanku. Jadi otomatis aku yang sehari-harinya memakai kerudung, sengaja keluar kosan tanpa berkerudung buat buang sampah. Iyaaa kan cuma buang sampah aja bentaran. Waktu itu di kosan ku cuma ada 2 penghuni, aku sama satu temenku -_- sebut saja Mawar tapi panggil Novita (nama asli) juga gapapa, yang lainnya lagi pada ke gereja. Sepi... Kayaknya temenku itu menikmati banget ngeliat aku sibuk ngubek-ngubek tempat sampah depan kamar sambil dia siap-siap mau pergi sama temennya.
Lanjut... aku keluar kosan dan buang sampah. Di gerobak sampah itu aku radak ribet sendiri, karena sampah yang aku buang itu bukan sampah sembarangan, sampah yang sangat berbahaya ._. (Percayalah. Ini Serius!) Pas lagi ribet sendiri di gerobak sampah, tiba-tiba temenku itu lewat sama temennya, nyapa aku, pamit mau keluar dan pergi.
"Ngapain lagi Des? masih ribet sama tempat sampah?"
"Hehe iya nih" nyengir dan ngeliat temenku pergi.
Setelah urusan dengan gerobak sampah berakhir. Aku balik ke kosan, dan pas buka pintu kosan... PINTUNYA GAK BISA DIBUKA :'' Ternyata sama Novita pintunya di kunci. Mencoba menggantungkan keberuntungan dengan merogoh-rogoh saku, meskipun aku sangat sadar kalo kunci kosan aku taruh kamar. Tapi itu sia-sia :'''''(
Nyoba ketuk-ketuk pintu kosan, barangkali ada keajaiban satu penghuni kosan ku tidur di kamar dan berharap dia dengar gedoran pintu yang sudah di usahakan kerasnya ngalahin tukang pukul bedug masjid yang lagi baru putus sama pacarnya, tapi sama aja itu sia-sia :'''''(
Sempet niat ke rumah teman terdekat buat menghabiskan waktu sambil nunggu penghuni kos lain dateng, sayang aku gak pake kerudung. Kebegoan lainnya adalah aku nggak bawa hape pas buang sampah tadi. Bukan bego sih, wajar tau buang sampah ga bawa hape.
Akhirnya aku nyerah, dan memutuskan menunggu penghuni kosan lainnya datang di depan kosan.
Tapi karena mpet nunggu. Muncullah ide gila di otakku. Yaitu ----> MANJAT PINTU SAMPING KOSAN, yangmudah dan aman dipanjat
menakutkan karena ada tajam-tajamnya di bagian atas. Tapi, aku
pikir-pikir lagi. Kalo takut manjat sih nggak, tapi malunya itu loooh.
Ntar tiba-tiba pas asik manjat, ada orang lewat dan dikira aku maling
jemuran. OMG aku nggak mau hari ini jadi tambah parah, apalagi mulai
tadi banyak ibu-ibu pengajian qosidahan yang lewat depanku, sambil
ngelempar pandangan aneh ke gadis yang duduk di pagar kosan dengan
tampang memelas (baca: DESI PUTRI KURNIASARI). Lagi-lagi aku memantapkan
ide, manjat sih mungkin dilakuin tapi pasti butuh satu bantuan orang
lagi buat megangin pintu yang masih bisa gerak itu -_-
sesekali aku mandangin setiap orang yang lewat, berharap orang tersebut bisa jadi partner ku menggapai impian bisa masuk kosan selain menguatkan alibi kalau aku bukan maling, saat tiba-tiba aku dituduh maling sama orang lewat dan ngeliat aku lagi manjat pintu u,u
Target pertama seorang bapak yang lewat sambi nggandeng anaknya. Ini kayaknya orang yang tepat niiiih. Niat manggil dia buat minta bantuan udah bulat, tapi sayang gagal nyaliku gak cukup nih. Kesempatan pertama hilang.
Target kedua seorang anak kecil yang seperti kehilangan arah, lewat. Sepertinya anak baik-baik yang tepat buat jadi partner megangin pintu waktu aku lagi manjat. Tapi lagi-lagi gagal. Dia mukanya melaaaaaaas banget, gak berani nih ganggu kegalauannya.
Kayaknya sama Allah aku nggak di restuin manjat pintu deh melihat terakhir aku manjat-manjat pohon itu SD kelas 5an dan sekarang aku kuliah-_- , terpaksa aku melanjutkan kemelasan duduk di pagar kosan.
Karena mpet yang aku alami semakin menuju titik klimaks, karena banyak hal yang harus aku lakuin di dalam kosan. Akhirnya aku memutuskan telpon 911 (baca: manggil tetangga sebelah) buat pinjem tangga, tetep buat manjat pintu kosan hahaha :D
Dan ternyata bapak-bapak tetangga sebelah mau bantu bawain tangga dan megangin pintu. Dengan segenap keberanian dan support dari bapak tetangga bersama seorang anaknya, aku tapakin anak tangga sampai ujung, sampai akhirnya berada pada titik paling mencekam dengan bagian yang banyak tajam-tajaman di atas pintu untuk dilewati. Perlahan-lahan sambil bermodal doa kepada Allah SWT aku lewati itu meskipun nyangkut-nyangkut dikit. dan finally I can reach the ground of my KOST SWEET KOST safely :D
Sambil lari ke dalem kosan buat ngambil kunci untuk ngambil sandal yang aku tinggal di depan pas mau manjat tadi, aku bilang terimakasih banyak ke bapak-bapak 911. AMAJING :''D
Selesai latian Perisai Diri (Baca: Jogging, karena latian ditunda-_-) sampe kosan udah untung-untung banget jiwa babuku muncul kembali. Aku sangat niat mau bersih-bersih kosan. Muahaha :D Diawali dari bersihin tempat sampah. Ya pokoknya semua barang-barang yang bisa di kategorikan dalam spesies sampah, aku buang ke tempat seharusnya dia berada. Fyi, gerobak sampah di deket kosan jaraknya cuma sekitar 5 meter dari pintu kosanku. Jadi otomatis aku yang sehari-harinya memakai kerudung, sengaja keluar kosan tanpa berkerudung buat buang sampah. Iyaaa kan cuma buang sampah aja bentaran. Waktu itu di kosan ku cuma ada 2 penghuni, aku sama satu temenku -_- sebut saja Mawar tapi panggil Novita (nama asli) juga gapapa, yang lainnya lagi pada ke gereja. Sepi... Kayaknya temenku itu menikmati banget ngeliat aku sibuk ngubek-ngubek tempat sampah depan kamar sambil dia siap-siap mau pergi sama temennya.
Lanjut... aku keluar kosan dan buang sampah. Di gerobak sampah itu aku radak ribet sendiri, karena sampah yang aku buang itu bukan sampah sembarangan, sampah yang sangat berbahaya ._. (Percayalah. Ini Serius!) Pas lagi ribet sendiri di gerobak sampah, tiba-tiba temenku itu lewat sama temennya, nyapa aku, pamit mau keluar dan pergi.
"Ngapain lagi Des? masih ribet sama tempat sampah?"
"Hehe iya nih" nyengir dan ngeliat temenku pergi.
Setelah urusan dengan gerobak sampah berakhir. Aku balik ke kosan, dan pas buka pintu kosan... PINTUNYA GAK BISA DIBUKA :'' Ternyata sama Novita pintunya di kunci. Mencoba menggantungkan keberuntungan dengan merogoh-rogoh saku, meskipun aku sangat sadar kalo kunci kosan aku taruh kamar. Tapi itu sia-sia :'''''(
Nyoba ketuk-ketuk pintu kosan, barangkali ada keajaiban satu penghuni kosan ku tidur di kamar dan berharap dia dengar gedoran pintu yang sudah di usahakan kerasnya ngalahin tukang pukul bedug masjid yang lagi baru putus sama pacarnya, tapi sama aja itu sia-sia :'''''(
Sempet niat ke rumah teman terdekat buat menghabiskan waktu sambil nunggu penghuni kos lain dateng, sayang aku gak pake kerudung. Kebegoan lainnya adalah aku nggak bawa hape pas buang sampah tadi. Bukan bego sih, wajar tau buang sampah ga bawa hape.
Akhirnya aku nyerah, dan memutuskan menunggu penghuni kosan lainnya datang di depan kosan.
Tapi karena mpet nunggu. Muncullah ide gila di otakku. Yaitu ----> MANJAT PINTU SAMPING KOSAN, yang
sesekali aku mandangin setiap orang yang lewat, berharap orang tersebut bisa jadi partner ku menggapai impian bisa masuk kosan selain menguatkan alibi kalau aku bukan maling, saat tiba-tiba aku dituduh maling sama orang lewat dan ngeliat aku lagi manjat pintu u,u
Target pertama seorang bapak yang lewat sambi nggandeng anaknya. Ini kayaknya orang yang tepat niiiih. Niat manggil dia buat minta bantuan udah bulat, tapi sayang gagal nyaliku gak cukup nih. Kesempatan pertama hilang.
Target kedua seorang anak kecil yang seperti kehilangan arah, lewat. Sepertinya anak baik-baik yang tepat buat jadi partner megangin pintu waktu aku lagi manjat. Tapi lagi-lagi gagal. Dia mukanya melaaaaaaas banget, gak berani nih ganggu kegalauannya.
Kayaknya sama Allah aku nggak di restuin manjat pintu deh melihat terakhir aku manjat-manjat pohon itu SD kelas 5an dan sekarang aku kuliah-_- , terpaksa aku melanjutkan kemelasan duduk di pagar kosan.
Karena mpet yang aku alami semakin menuju titik klimaks, karena banyak hal yang harus aku lakuin di dalam kosan. Akhirnya aku memutuskan telpon 911 (baca: manggil tetangga sebelah) buat pinjem tangga, tetep buat manjat pintu kosan hahaha :D
Dan ternyata bapak-bapak tetangga sebelah mau bantu bawain tangga dan megangin pintu. Dengan segenap keberanian dan support dari bapak tetangga bersama seorang anaknya, aku tapakin anak tangga sampai ujung, sampai akhirnya berada pada titik paling mencekam dengan bagian yang banyak tajam-tajaman di atas pintu untuk dilewati. Perlahan-lahan sambil bermodal doa kepada Allah SWT aku lewati itu meskipun nyangkut-nyangkut dikit. dan finally I can reach the ground of my KOST SWEET KOST safely :D
Sambil lari ke dalem kosan buat ngambil kunci untuk ngambil sandal yang aku tinggal di depan pas mau manjat tadi, aku bilang terimakasih banyak ke bapak-bapak 911. AMAJING :''D
Sabtu, 29 Desember 2012
Sabtu, 22 Desember 2012
Hujan
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Hi hujan! sesaat kamu dengan hebatnya memanggil ribuan memori manis yang sudah terselip dalam lembar ingatan usang untuk muncul kembali di ambang akal, dan mem-visualisasikan ulang dalam bayangan. Tahukah kamu aku sempat berpikir energi apa yang kamu punyai selama ini, hingga kamu mampu menghadirkan yang lalu. Aku yakin dengan setetes airmu, memori sebulan-dua bulan ini bisa meluber dengan gampangnya. Tapi, biarlah kekuatanmu berurusan dengan kekagumanku terhadapmu. Karena, yang lebih menarik dari sebuah kekaguman itu, aku sangat menyukai memori saat kamu, aku, dan dirinya pernah hadir bersama-sama dalam suatu keadaan. Keadaan manis untuk diingat. Salam dari penyuka hujan untuk air yang selalu menetes cantik, semoga saja dia yang pernah hadir bersama kita juga ikut menyukaimu <3
When It Rains - Paramore
And when it rains
On this side of town it touches everything
Just say it again and mean it
We don't miss a thing
You made yourself a bed At the bottom of the blackest hole
You made yourself a bed At the bottom of the blackest hole
And convinced yourself that it's not the reason
You don't see the sun anymore
And oh, oh, how could you do it?
Oh I, I never saw it coming
Oh, oh, I need the ending
So why can't you stay just long enough to explain?
And when it rains
Will you always find an escape?
Just running away
From all of the ones who love you
From everything
You made yourself a bed
At the bottom of the blackest hole
And you'll sleep 'til May
and you'll say
That you don't want to see the sun anymore
And oh, oh, how could you do it?
Oh I, I never saw it coming
Oh, oh, I need the ending
So why can't you stay just long enough to explain?
Take your time
Take my time
Take these chances to turn it around (Take your time)
Take these chances to turn it around (Take your time)
Just take these chances, we'll make it somehow
And take these chances to turn it around
(Take my)
Just turn it around
And oh, how could you do it?
Oh I, I never saw it coming
Oh, oh, how could you do it?
Oh I, I never saw it coming
Oh, oh, how could you do it?
Oh, oh, how could you do it?
Oh I, I never saw it coming
Oh, oh I need an ending
So why can't you stay just long enough to explain?
You can take your time Take my time
You can take your time Take my time
Jumat, 14 Desember 2012
I need You, God.
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Satu persatu barang-barang yang mengitariku seakan menampakkan ironi yang perlahan muncul dan hanya mampu melihat ku pasrah terseret oleh kesibukan. Satu persatu berbagai macam kegiatan yang notabene sebenarnya ada kefanaan, menyita waktu yang seharusnya bisa aku pakai untuk mengenal Tuhan ku lebih dari sekedar sholat wajib lima waktu.
"Aku gak tahu, kenapa sejak di Malang aku merasa sedikit menjauh dari Allah", Ucapku
"Haah? terus udah gitu aja?" Timpa temanku
"Apalagi emang?" Aku lanjut bertaya
"Ya abis ngomong gitu, bilang astagfirullahaladzim dong."
Astaghfirullahaladzim.
Aku disini masih membutuhkan mu Ya Allah
Ingatkan aku saat aku mulai melangkah jauh dari yang seharusnya
Pagari aku dari segala bentuk nista dunia
Terangi aku dan tunjukkan jalan saat semua jalan yang tersisa menurutku buntu
Aku bukan siapa-siapa Ya Allah, aku sangat-sangat membutuhkanmu lebih dari berbagai kebutuhan hidup yang sebelumnya aku anggap terpenting.
"Aku gak tahu, kenapa sejak di Malang aku merasa sedikit menjauh dari Allah", Ucapku
"Haah? terus udah gitu aja?" Timpa temanku
"Apalagi emang?" Aku lanjut bertaya
"Ya abis ngomong gitu, bilang astagfirullahaladzim dong."
Astaghfirullahaladzim.
Aku disini masih membutuhkan mu Ya Allah
Ingatkan aku saat aku mulai melangkah jauh dari yang seharusnya
Pagari aku dari segala bentuk nista dunia
Terangi aku dan tunjukkan jalan saat semua jalan yang tersisa menurutku buntu
Aku bukan siapa-siapa Ya Allah, aku sangat-sangat membutuhkanmu lebih dari berbagai kebutuhan hidup yang sebelumnya aku anggap terpenting.
Selasa, 30 Oktober 2012
Damn! What I'm feeling is...(n)
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Kenapa aku harus memperhatikanmu lebih
Kenapa aku selalu memunculkanmu dalam fatamorgana
Kenapa aku terusik untuk terus mencarimu
Kenapa aku membiarkan mataku menatapmu diam-diam
Kenapa aku terlalu peduli kepadamu
Kenapa aku harus tersenyum dengan kehadiranmu
Kenapa aku rela untuk melakukan apa yang aku tanyakan
Padahal kamu orang yang baru
Padahal kamu belum aku kenal lebih
Padahal kamu tidak sebaik mereka
Padahal kamu tidak pernah menghadirkan dirimu untukku
Padahal kamu bukan pemerhati perasaan orang
Padahal kamu yang selalu seenaknya saja
Padahal kamu yang selalu tanpa berpikir
Padahal kamu yang sering membuatku kesal
Padahal kamu sebuah misteri
Padahal kamu tidak spesial
Kamu hanyalah orang yang hadir dengan perbedaanmu yang baru kusadari itu adalah kekuatanmu.
Senin, 22 Oktober 2012
Who Cares? No one
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Hi! long time no see, right? My college takes almost all time of my day, it doesn't mean, i get a class from morning to the evening, I mean everything related to college makes me busy, for example TASK. HAHAHA
But, now I'm back with a little quote from my friends.
But, now I'm back with a little quote from my friends.
There's only 2 things you have to remember. Those are person kindness for you, and your mistakes for them. There's only 2 things you have to forget. Those are you kindness for people around you, and their mistakes for you. -M.Faizal
Kamis, 06 September 2012
New Environment New Friends
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Readers, now I wanna
tell you about my new friends in college~ yeaaaah I’m a college student now B)
I really give thanks to Allah, who takes me to this awesome environment, with a
good friends too in civil engineering. Although, my college is placed in East
Java, there are many student come from the other province, like as Borneo,
Jakarta, Sumatra, Nusa Tenggara Barat, Center Java, West Java, and… others. A
different culture, different people, and different language make relation
between us become special. Sometimes I often laugh alone to see these
differences, that’s funny but I can’t help to keep my mouth to say this
relation really NICE. We just met in 10 days, but we try to keep in touch and
know each other really hard to make us compact. Many activities we have done,
beginning from happy, tiring, and sad activity. One of tiring activity is
following orientation for new college student. Pyuuh, second time I wanna laugh
is when our mental be pressed by our senior wakakak. Just imagine it! The 140
of us is placed in a room, sitting on the floor, bowing, forbidden to say something, forbidden to sleep absolutely, and we were surrounded by up to 40 seniors. And do
you know what senior did? They screamed aloud and asked us with maaaaaaaaaaany
questions about our attitude and what we had done in orientation time with a
high volume and distance between our face and their face less than 10 cm. WOW!
I just wanted to say PUKPUK to my friends sitting in the side at the time,
because they not only got a high volume only but also a high acceleration of
senior’s spittle lay off :’((
Okey stop telling that little funny orientation and back to our topic. Yeah, to make relationship between me and my friends closer, we often make a gathering and these are the picture when we had futsal 2 days ago.
Okey stop telling that little funny orientation and back to our topic. Yeah, to make relationship between me and my friends closer, we often make a gathering and these are the picture when we had futsal 2 days ago.
![]() |
| From Left: Karina, Stefan, Mbak Lina, Riezka, and Filki |
![]() |
| 2 people in the center: Hanif and Bayu |
![]() |
| Riezka |
![]() |
| From left: Sarah, Karina, Nanda, Paun, Janete, Rahma |
![]() |
| Blink featuring Bharly Idol |
![]() |
| Riota and Lina <3 |
![]() |
| Faizal and Nanda <3 |
![]() |
| From Left: Lina, Riezka, Filki, Caca, Rahma, Bunga, Hanif, Me :D |
![]() |
| From left: Paun and Avista |
![]() |
| Playboy's cover girl |
![]() |
| Nuggie and Jannete |
![]() |
| From Left: Riezka, Filki, Caca, and Rahma |
![]() |
| Up-Left-Right-Down: Caca, Karina, Me, Nafish, Ade, Made, Riezka, Avista, Paun |
![]() |
| 3 people 'be aware camera': Avista, Karima, and Nuggie |
Ironic
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Akhir-akhir ini sering
muncul suatu ironi yang membentuk sebuah paradoks kait mengait antara opini dan
fakta, kadang hasilnya membuat ku ingin tertawa pahit, tersenyum nyinyir, atau
senyum yang benar-benar bahagia. Kejadian-kejadian itu ironis, dan aku ingin
membagikannya untuk kalian. Hanya sebuah cerita dan pelajaran hidup saja. Ini
nyata!
***
Aku punya keluarga besar. Nenek ku mempunyai 12
orang anak, satu diantaranya sudah dipastikan orang tua ku, yap dia adalah
ibuku. Ibuku mempunyai seorang adik perempuan yang dulunya sama seperti ibuku
dan saudara-saudara ibuku lainnya, entah mengapa saat menginjak usia dewasa
tanteku menjadi tidak senormal mereka. Dia mengalami sedikit gangguan jiwa.
Gangguannya memanglah tidak parah. Dia masih bisa diajak mengobrol atau
berdiskusi, dia tetaplah menyenangkan seperti dulu, meskipun aku sudah lupa
dulu dia seperti apa-_-- tapi itulah dia, menurutku dari ribuan bahkan jutaan
orang yang pernah bertatapan muka denganku hanya dialah satu-satunya orang yang
benar-benar ikhlas dalam menjalani hidup, ikhlas untuk dirinya sendiri ataupun
orang lain, mungkin hanya dialah kenalanku yang tidak pernah menyelinapkan kata
‘imbalan’ di pikirannya dengan segala keterbatasan yang dimilikinya. Mungkin
sebagian orang akan mengucilkan dia saat
pertama kali bertatap muka, bahkan aku yakin anak kecil akan takut melihat dia
karena baju usang, rambut acak-acakan, beberapa karet di pergelangan tangan, sekitaran
4 bando di kepalanya, dan seringnya dia berbicara sendiri. Anehnya setelah
beberapa pertemuan banyak orang yang akrab dengan dia, semua sepupu dan
keponakanku akrab dengan dia, orang dan anak-anak di sekitar rumah pakdeku,
tempat dia tinggal, semua pedagang
keliling, akrab dengan dia. Tak ada satupun orang yang memandang remeh, kecuali
mereka-mereka yang kelainan hati akut .
Aku sering tanya mengapa dia berpakaian begitu kepada tanteku itu. Bila
dibahasakan dengan baik dan teratur mungkin jawabannya jadi seperti ini: ini
hanyalah sebuah prinsip, Dek. Dia berpegang teguh dengan prinsip yang
pikirannya anut, meskipun itu terlihat ganjil bagi orang-orang, keluargaku
sudah memakluminya.
Yang mengagetkan di umurnya yang hampir
mencapai setengah abad dia tiba-tiba menginginkan untuk mempunyai sebuah sepeda
kayuh, dan kalian tahu apa yang dia lakukan untuk mewujudkan mimpinya? Dia
berjulan. Oke, dalam kondisi yang seperti itu setidaknya dia masih mau
berusaha. BERUSAHA! Jualannya memang tidaklah seberapa, hanya satu kantung
plastik barang jualan. Dalam kantung plastik putih itu ada beberapa snack,
permen, yakult, dan rambak. Satu lagi yang aku kagumi dari dia, otaknya
dipenuhi semangat yang meluap-luap dan hampir tumpah, dengan semangatnya itu
dia tidak enggan memulai berjualan pukul setengah 5 pagi di masjid dekat rumah
pakdeku. Yap saat orang-orang sedang sholat subuh, dia menunggu dan menawari
mereka saat mereka sudah selesai dengan tugasnya kepada Allah. Entah karena iba
atau memang ingin membeli, jualan tante ku selalu laku karena orang-orang itu.
Tak hanya subuh, sore hari saat anak-anak kecil sedang mengaji dia juga
berjualan di masjid, sedikit demi sedikit laba berjualan ia kumpulkan dalam
kaleng yang ia titipkan di budeku. Hingga jumlahnya hampir mencapai 200.000. Daaaaaaaaaan,
tante ku sebut saja tante sinta yang keadaan ekonominya tidak mampu mau
meminjam sebagian uang hasil jualan nya. Padahal suami tante sinta punya banyak
kelebihan. Dia masih sehat wal afiat, berbadan bugar, lebih muda dari umur
tanteku yang berjualan itu, dan gagah. Hanya satu kekurangan dia yaitu tidak
punya pekerjaan. Kalau diusut-usut lebih lanjut mungkin lebih tepatnya kekuranganan
oom ku adalah malas untuk mencari pekejaan
dan menafkahi keluarganya, akhirnya tante usaha luntang lantung mencari
pinjaman.
Baiklah, kalau sekarang aku bertanya pada kalian “Apa yang ada dalam
pikiran kalian saat ini?” Sebelum kalian menjawab pasti aku akan bilang “Ya,
itulah ironi yang menginap di pikiranku selama ini”. The end of story.
Senin, 03 September 2012
Bad Habit : Lost My Feeling
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Now, I wanna share what I have, and I'll ask you for a solution. I've had a really bad habit since I was in junior high school. No no no no, exactly since I was in elementary school. What is it? I'm easy to lose my feeling, in Indonesia most of people say 'ilang feeling' or 'ilfeel' to someone loving me but he doesn't look like my criteria, no the case isn't like that, I will lose my feeling to someone loving me who has an attitude that stimulate my brain cell to lose my feeling, it seems like same as my statement before-_- OMG! It's really not fair, isn't it? because I do know that loving someone is everyone's right, and there is no one can forbid it, right? and I know I will be very sad if I am on his position. Yeah, Knowing person I love, lost his feeling to me, painful. I don't wanna lose my feeling for someone anymore. So what must I do now? I have to tell him, that he has to stop loving me, because if he still love me, I will lose my feeling for him. NO! it's BIG NO, I've just thought like an animal just now. Must I keep silent and let my self lose my feeling for him? easy case and rather complicated. Now, I really need your solution for this case, I do wanna change my bad habit. Thank you :)
Sabtu, 25 Agustus 2012
OMW to the STAR pt.3
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
hi! jujur sebenernya hari ini aku really really lazy making a post. Tapi, karena aku merasa sudah ngePHP-in kalian semua dengan post tentang OMW to the star yg belum ada endingnya, uhm.......finally here it is.
Hari itu pengumuman snmptn, nggak ndredeg sama sekali karena pasrahnya udah kebangetan. Pagi sampe sore ngabisin waktu sama Dinar yg semakin nambah ga deg-degan, dan malem ngabisin waktu sama Novi plus keluargaku. Meskipun aku ga deg-degan sama sekali, faktanya saat itu aku nggak berani buka web snmptn, padahal udah pukul 19.00, aku cuma belum siap *alibi. Dengan berbagai paksaan dan segala macamnya sampe ibuku datang, aku masih ga mau buka. Nunggu sholat kek, ini kek, segala macam alesan aku keluarin. Padahal hape ku udah pada rame ngomongin lulus snmptn apa nggak. Sampe akhirnya aku benar-benar siap untuk buka pengumuman, dan tiba-tiba hapeku bunyi waktu ternyata dari lisa yg ngabarin aku lolos snmptn di Universitas Brawijaya civil engineering. YEY ALHAMDULILLAH! Finally,I've found my way to the star.
***
***
Maaf banget postingan kali ini agak garing, tapi bener aku seneng banget waktu itu, seneng karena usahaku ga sia-sia, seneng karena ga harus ngecewain orang tua untuk kedua kalinya, seneng karena Allah melancarkan segala urusan. I hope I can study hard there and be someone who make my parent proud of :))
Selasa, 24 Juli 2012
OMW to the STAR pt.2
Diposting oleh
Life Box and The Sound of Rain
Mau ngelanjutin postingan yang kemarin, setelah sempat males buat postingan selama beberapa hari. Check it out~
***
Waktu itu aku memilih panlok Malang, karena banyak orang yang bilang kalau aku memilih perguruan tinggi di Jogja dan Malang, maka aku harus memilih tempat ujian di Jogja atau Malang juga, katanya biar masuk. Padahal bukan seperti itu aturannya-__- harusnya seperti ini:
Peserta harus memilih tempat ujian yang sama dengan regional salah satu perguruan tinggi yang peserta pilih.
Jadi, kalo aku pilih Jogja dan Malang, aku bisa milih panlok Surabaya atau Solo.
Tapi karena banyak yang nyaranin untuk ujian di Malang, akhirnya aku ngikut juga._.v Lokasinya di SMAN 8 Malang.
Aku belajar setiap hari, karena aku nggak mau gagal. Lumayanlah, tapi juga ga maksimal. Grade jurusan yang aku pilih benar-benar tinggi T.T
Aku suka ngambil resiko._.v
Di Malang aku tinggal di rumahnya saudara teman seperjuangan yang ikut snmptn tulis juga. Aku juga ga henti-hentinya berdoa. Semenjak aku tidak lolos di snmptn undangan, hubungan antara aku dan Allah jadi semakin dekat. Inilah yang aku suka dari sebuah kegagalan :)
Aku memang percaya kalau kepintaran manusia benar-benar ikut andil dalam snmptn tulis ini, tapi aku lebih percaya lagi bahwa ridlo Allah berandil lebih besar, everything possibly happen. Hari-hari yang aku tunggu pun tiba. Percaya apa nggak, aku tidak pernah merasa se deg-deg an ini untuk mengikuti tes apapun, serius. Ini efek takut gagal, tapi aku berusaha menghilangkan rasa grogi itu, ibu sedari tadi sudah telpon dan menenangkan, dan sekarang aku sudah siap.
Seperti ini nih suasana pas snmptn membeku kan-___- sebenarnya itu cuma perasaan kita aja sih yang over.
Hari 1 (Tes Potensi Akademik, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris)
OMG ini pertama kalinya aku ga selesai baca soal TPA. Come on, try out di bimbel dengan waktu yang lebih sedikit aku bisa nyelesain sampai akhir-_- pasti efek grogi. Lagipula kelas ujian ku saat itu waktunya dipotong 10 menit, kelas lain belum pada selesai ngerjain, eh lembar jawaban kelasku udah pada diambilin. Tak apalah, ini takdir Allah. wkwk seperti itulah aku. Apa yang terjadi baik atau buruk, itu sudah takdir. Toh aku sudah usaha.
Hari 2 (Tes Matematika IPA, Fisika, Biologi, Kimia)
Percaya apa nggak aku mengerjakannya dengan sangaaaaaaaaaaat hati-hati. Aku hanya menjawab apa yang aku yakin benar. Sebenarnya ada beberapa soal yang aku temukan jawabannya, tapi karena aku ga yakin benar akhirnya ga dijawab, dan aku pasraaaaaaaaaaaaaah :'((
Selesai snmptn aku sedikit stres gara-gara yang aku jawab cuma sedikit, aku takut nggak lolos, tahu ku cuma snmptn lah yang bisa buat biaya kuliah jadi sedikit lebih murah. Aku cuma nggak mau merepotkan. Whatever will be will be lah. Aku selalu inget kata-kata yang sudah aku diskusikan dengan temanku:
Biarlah Allah yang berkuasa, percayailah apa yang akan terjadi besok adalah apa yang kamu benar-benar butuhkan besok. Sebagian orang beruntung, karena apa yang mereka butuhkan adalah yang mereka inginkan. Tapi sebagian orang lagi buta dengan keinginan mereka yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Wah, kata-kata yang super itu sangat manjur untuk menenangkanku.
to be continued...































.bmp)
